Inilah alasan Microsoft membeli Nokia

© digitaltrends.com

Microsoft dipastikan akan mengakuisisi seluruh divisi dan paten milik Nokia per 2014. Bisnis Nokia akan dihargai senilai US$4.99 miliar (sekitar Rp56,7 triliun), sementara semua paten milik perusahaan ponsel asal Finlandia tersebut dihargai US$2.18 miliar (setara Rp24,7 triliun).

Perkembangan dan pangsa pasar Windows Phone yang kalah jauh dibanding iOS dan Android, menjadi alasan utama Microsoft untuk membeli Nokia. Mengingat kekuatan dua rivalnya, Microsoft memerlukan perusahaan pembuat ponsel yang cukup berpengalaman.

Akuisisi tersebut menurut Engadget, akan mempercepat inovasi Windows Phone, dengan target bisa meningkatkan pangsa smartphone miliknya menjadi 15% pada 2018. Pembelian ini juga menghemat biaya produksi hingga US$600 juta (Rp6,8 triliun). Proyeksi untuk 5 tahun mendatang, Microsoft bisa meraup pendapatan di bisnis peranti mobile sebesar US$45 miliar (sekitar Rp512,4 triliun) dengan keuntungan antara US$2.3-4.5 miliar (sekitar Rp26,1-Rp51,2 triliun).

    x
    x