Hormon cinta penting untuk ibu menyusui

Ilustrasi mekanisme produksi ASI — © asipasti.blogspot.com

Ketika bayi menyusu, payudara mengirimkan rangsangan ke otak. Otak kemudian bereaksi mengeluarkan hormon Prolaktin dan hormon Oksitosin yang masuk ke dalam aliran darah kembali ke payudara. Hormon Prolaktin merangsang sel-sel pembuat susu untuk memproduksi susu, sedangkan hormon Oksitosin merangsang sel-sel otot untuk berkontraksi dan mendorong ASI sampai ke puting.

Hormon oksitosin juga dipengaruhi oleh pikiran dan perasaan ibu. Itulah kenapa saat ibu mendengar suara bayi, tangis bayi, sentuhan bayi --meskipun bukan bayinya-- atau ketika ibu kangen bayinya sendiri, ASI dapat menetes keluar. Inilah kenapa hormon Oksitosin sering disebut sebagai hormon cinta.

Artikel di atas diambil dari blog asipasti.blogspot.com, berisi cerita seputar ASI yang menarik untuk disimak, misalnya terkait mitos-fakta seputar ASI, dan tentang IMD (Inisiasi Menyusu Dini).

>>Terkait:

    x
    x